Vince Zampella, Co-Creator Call of Duty, Wafat di Usia 55 Tahun

Vince Zampella, co-founder Infinity Ward dan Respawn Entertainment, telah meninggal dunia pada usia 55 tahun. Co-creator Call of Duty dan juga kepala franchise Battlefield itu mengalami kecelakaan mobil pada Minggu, 21 Desember lalu di San Gabriel Mountains. Ia telah meninggalkan warisan franchise game FPS populer seperti CoD, Titanfall, dan Apex Legends.

Vince Zampella, Bos Respawn Entertainment, Meninggal Dunia di Usia 55 Tahun
Kabar ini pertama kali terungkap oleh laporan NBC Los Angeles bahwa ia mengalami kecelakaan tunggal pada 21 Desember 2025 pukul 12:45 waktu setempat. Laporan tersebut menyebutkan mobil yang ia tumpangi keluar dari jalan dan menabrak pembatas beton. Sementara seorang penumpang terlempar, Zampella terperangkap dalam mobil yang terbakar.

Menurut kepolisian berdasarkan laporan NBC Los Angeles, Zampella dinyatakan tewas di TKP sementara penumpang yang belum diidentifikasi dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Kabar ini sontak mengejutkan seluruh industri gaming. Berbagai pihak telah mengekspresikan belangsungkawa melalui pernyataan, mulai dari perwakilan Electronic Arts, pemilik Respawn Entertainment hingga Infinity Ward.

“Ini benar-benar kabar yang tidak terbayangkan, dan hati kami bersama keluarga Vince serta siapapun yang menyukai karyanya. Pengaruh Vince dalam industri game sangat menonjol. Seorang teman, kolega, pemimpin, dan kreator yang visioner, karyanya telah membantu membentuk hiburan interaktif dan menginspirasi jutaan pemain serta pengembang di seluruh dunia,” ungkap perwakilan EA melalui pernyataan pada IGN.

“Rest in peace Vince. Sebagai salah satu founder dari Infinity Ward dan Call of Duty, Anda akan selalu mendapat tempat istimewa dalam sejarah kami. Warisan Anda dalam pembuatan hiburan ikonik dan abadi tidak tergantikan,” ungkap Infinity Ward melalui pernyataan di Twitter.

Prestasi Sang Legenda dari Medal of Honor, Call of Duty hingga Battlefield

Zampella debut di industri game pada akhir 90-an sebagai desainer grafis untuk Atari dan Sega. Ia mulai mencuri perhatian saat ia bergabung dengan 2015 Inc pada tahun 1999 untuk menjadi ketua desainer Medal of Honor: Allied Assault, entri ketiga dari Medal of Honor.

Ia keluar dari EA karena sebuah sengketa dan membentuk Infinity Ward bersama Grant Collier serta Jason West. Studio tersebut sekaligus berhasil membuat franchise Call of Duty pada tahun 2003 bersama Activision. Namun, Call of Duty 4: Modern Warfare yang rilis 2007 menggebrak formula military shooter latar Perang Dunia II dan menggantinya dengan latar modern.

Setelah perilisan Modern Warfare 2 pada 2009, ia dan Jason West dipecat Activision yang berujung jalur pengadilan. Keduanya membentuk Respawn Entertainment yang membuat dua game Titanfall. EA kemudian mengakuisisi Respawn pada 2017 sebelum membuat Apex Legends, game battle royale; Star Wars Jedi: Fallen Order, dan Star Wars Jedi: Survivor.

EA menempatkan Zampella di DICE cabang Los Angeles (kemudian berganti nama sebagai Ripple Effect) pada tahun 2020. Ia mendapat kepercayaan memimpin franchise Battlefield menyusul peluncuran Battlefield 2042 penuh bencana pada 2021. Upaya tersebut membuahkan hasil karena Battlefield 6 rilis tahun ini dengan sambutan hangat dan penjualan tinggi.

CERI188 juga menawarkan bonus dan promosi menarik kepada pemain. Kami tidak hanya menawarkan bonus anggota baru kepada anggota baru, tetapi kami juga menawarkan promosi mingguan atau bulanan yang dapat meningkatkan peluang anda untuk memenangkan hadiah besar.Dengan segala fitur hebatnya tersebut, tidak heran jika CERI188 menjadi salah satu permainan online populer di Indonesia. Jadi tunggu apa lagi? Bergabunglah sekarang dan nikmati pengalaman judi online terbaik hanya di CERI188!

Tinggalkan Balasan